Niat Puasa Ayyamul Bidh Tanggal 15 Bulan Rajab

Niat Puasa Ayyamul Bidh – Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang sangat dicintai oleh umat Muslim. Dalam bulan ini, banyak umat Muslim yang melakukan ibadah puasa seperti puasa sunnah, puasa ayyamul bidh, dan puasa lainnya. Salah satu puasa yang sangat dianjurkan pada bulan Rajab adalah puasa ayyamul bidh.

Apa itu Puasa Ayyamul Bidh? Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dilakukan pada tiga hari setiap bulannya, yaitu hari ke-13, 14, dan 15. Puasa ini dianjurkan untuk diteruskan sepanjang hidup dan dianggap sebagai amal yang sangat baik bagi umat Muslim.

Manfaat Niat Puasa Ayyamul Bidh

Mengapa Puasa Ayyamul Bidh Sangat Penting pada Bulan Rajab? Puasa Ayyamul Bidh pada bulan Rajab memiliki banyak manfaat dan arti penting bagi umat Muslim. Berikut ini beberapa manfaat dan arti puasa Ayyamul Bidh pada bulan Rajab:

  1. Menghormati Bulan Rajab: Bulan Rajab merupakan salah satu bulan yang sangat mulia bagi umat Muslim, dan puasa Ayyamul Bidh pada bulan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap bulan yang mulia ini.
  2. Mendekatkan diri kepada Allah SWT: Melakukan ibadah puasa Ayyamul Bidh pada bulan Rajab merupakan salah satu cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperoleh keberkahan hidup.
  3. Membersihkan diri dari dosa: Puasa Ayyamul Bidh pada bulan Rajab dipercaya mampu membersihkan diri dari dosa-dosa yang telah dilakukan sehingga umat Muslim akan merasa lebih dekat kepada Allah SWT.
  4. Meraih pahala yang besar: Melakukan puasa Ayyamul Bidh pada bulan Rajab dipercaya akan meraih pahala yang besar dari Allah SWT, karena puasa ini adalah amal yang sangat baik.

Rukun Puasa, Pengertian, Dalil Puasa dan Hal yang Membatalkan Puasa

Niat Puasa Ayyamul Bidh

Adapun niat melaksanakan puasa ayyamul bidh adalah sebagai berikut.

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى  ( Nawaytu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta’âlâ )

Artinya, “Saya niat puasa Ayyamul Bidl (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta’âlâ.”

Niat puasa ayyamul bidh ini disunnahkan untuk dilafalkan dengan lisan, tidak sekadar dibaca dalam hati. Niat ini juga mulai boleh dilaksanakan sejak malam hari sampai sebelum masuk waktu zawal, posisi matahari condong ke barat. Hal itu dengan catatan belum makan ataupun minum apa-apa sejak terbit fajar hingga waktu niat dilakukan.

Sumber: https://www.nu.or.id

Dalil Puasa Ayyamul Bidh

Ada beberapa dalil dari Al-Qur’an dan Hadits yang menjelaskan tentang pentingnya melakukan puasa ayyamul bidh pada bulan Rajab, di antaranya:

  1. Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an: “Sesungguhnya puasa itu adalah untukku, maka aku akan membalas (pahalanya)”. (QS. Al-Baqarah: 185)
  2. Hadits Rasulullah SAW: “Barangsiapa yang berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka ia seperti berpuasa seumur hidup”. (HR. Tirmidzi)
  3. Hadits Rasulullah SAW: “Barangsiapa berpuasa pada hari ke-13, 14, dan 15 (bulan Rajab), maka ia seperti berpuasa sepanjang tahun”. (HR. Abu Dawud)

Dari dalil-dalil di atas dapat diketahui bahwa puasa ayyamul bidh pada bulan Rajab memiliki pahala yang besar dan merupakan amal yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Oleh karena itu, umat Muslim seharusnya memperbanyak melakukan puasa ayyamul bidh pada bulan Rajab sebagai bentuk taqarrub (mendekatkan diri) kepada Allah SWT.

Bagikan Artikel

Tinggalkan Balasan

×